10 Alasan Mengapa Harus Ikut
Organisasi Di Bangku Perkuliahan
Ada banyak
mahasiswa mengaku tidak mengikuti satupun organisasi di kampus. Alasannya? Ada
yang mengaku bahwa ia seseorang yang pemalulah, ga terbiasa ketemu dengan orang
banyaklah, malaslah, dan banyak lah-lah lainnya. Padahal, jika ingin
mengoptimalkan masa perkuliahan, sudah waktunya untuk tergabung dan membentuk
diri menjadi lebih baik lagi.
Berikut
Olarv akan berikan 10 alasan yang patut kamu pertimbangkan tentang alasan
mengapa harus mengikuti organisasi ketika duduk di bangku perkuliahan.
1. Berorganisasi Membantu Kamu untuk Menambahlink/networking
Berbaur
dengan beranekaragam karakter manusia dan ikutserta dalam kepanitiaanevent membuat
kita bertemu dengan orang-orang baru. Biasanya, orang-orang yang terlibat
tersebut bukanlah orang-orang biasa, namun memiliki kemampuan khusus di
bidangnya. Dengan tergabung di organisasi, kamu bisa menambah link/networking yang
dikemudian hari dapat mempermudah urusan kamu. Bukankah teman yang baik
merupakan dia yang dapat membantu di kala kesusahan?
2. Tergabung Dalam Organisasi Dapat Meningkatkan
Kepercayadiri Lho!
Tiap hari
melakukan hal-hal baru dan berinteraksi dengan orang-orang terpilih menjadikan
kamu lebih percaya diri, percaya deh. Mengapa? Karena organisasi menawarkan
kegiatan yang membawa kamu untuk berinteraksi langsung dengan orang banyak.
Peluang untuk lebih dikenal dan didengar menjadi lebih besar. Nah, Public
Speaking kamu juga menjadi lebih lancar deh dibuatnya, terbiasa
mendengarkan orang-orang berbicara dan mengemukakan pendapatnya juga membuat
kamu memiliki banyak kosa kata baru dan paham cara saling mengapresiasi.
Bukankah kepercayaan diri tinggi mempermudah kamu untuk show up kepada
dunia?
3. Ikutserta di Organisasi Dapat Memudahkan Dosen
Mengingat Nama Kita lho!
Disadari
atau tidak, untuk mahasiswa strata 1, penting juga lho untuk dikenal sama
Ibu/Bapak/Mas/Mbak dosen. Mengapa? Karena dengan menjadi seorang mahasiswa yang
dikenal oleh dosen, beberapa ‘kemudahan khusus’ akan membuat kamu lebih mudah
menjalani perkuliahan. siapa bilang mengikuti organisasi dapat membuat lama
diwisuda? Banyak juga kok contoh kasus kalau dosen yang sudah mengenal baik
kinerja mahasiswanya justru lebih mengarahkan dan memandang mereka ketika
mendapati ujian. Kepercayaan dosen adalah segalanya.
4. Belajar Manajemen Waktu!
Tentu saja
dengan mengikuti organisasi artinya kamu harus membagi waktu untuk diri
sendiri, keluarga, kuliah, tugas, kepanitiaan, hubungan spesial, dan banyak
lagi. Nah, ketika kesemuanya menjadi hal yang diprioritaskan, mau tidak mau
kamu harus memiliki kemampuan untuk memanajemen waktu. Terbiasa dengan
memanajemen waktu dalam schedule membuat hidup kamu lebih
teratur dan cekatan. Para aktivis organisasi pasti pernah mengalaminya, membuat
jadwal to do list gitu. Dengan mengikuti organisasi, kemampuan
untuk mengoptimalkan waktu benar-benar menjadi sebuah keharusan untuk dipahami,
waktu sangat berharga.
5. Belajar Leadership Gratis? Point Plus Kalau Gabung Organisasi!
Menjadi
bagian dalam kepanitiaan di tiap divisi event akan mengajarkan
kamu bersikap sebagai seorang leader. Sikap memimpin tidak hanya
harus dimiliki oleh seorang ketua. Ketika kamu bergabung di suatu organisasi,
kamu juga harus memiliki sikap leadershipminimal kepada diri
sendiri. Kesempatan untuk menjadi ketua panitia atau minimal koordinator bidang
membuat kamu belajar bagaimana cara mengontrol massa dan bahkan harus stabil
dalam mengontrol ego diri sendiri. kamu belajar untuk tidak hanya ingin
didengarkan, namun juga bagaimana caranya untuk menjadi pendengar yang baik dan
bersikap bijaksana dalam merumuskan suatu masalah. kamu berproses menjadi
pribadi terbaik yang ada dalam diri kamu.
6. Menjalani Kegiatan Organisasi Merupakan Wahana
Belajar Selain di Dalam Kelas
Siapa bilang
ilmu yang diberikan di dalam kelas perkuliahan sudah mencukupi segala kebutuhan
kamu untuk mengarungi hidup? Teori di dalam kelas hanya sebagian kecil dari
bekal kamu untuk memutuskan sesuatu sesuai dengan kaidah yang telah disepakati.
Dunia luar mengajari kamu tentang cara bereksperimen dan mengenal lingkungan
kerja lebih jelas. Hambatan nyata yang mungkin saja terjadi di dunia kerja
menjadi lebih dekat untuk dicermati. Jika ruang kelas menyajikan kamu ilmu
sebatas standar kompetensi dasar, berorganisasi menyajikan kamu ilmu bebas
tanpa standar kompetensi dan lebih real.
7. Sebagai Ajang Mencari Jati Diri
Di masa
perkuliahan, kepribadian seseorang berubah untuk menjadi lebih matang. Pada
tahapan ini, melakukan banyak hal dan bertemu orang-orang hebat memberikan kamu
pertimbangan untuk menemukan jati diri yang sebenar-benarnya. kamu akan lebih
mengenal diri kamu sendiri, tentang apa yang sebenarnya kamu sukai, tentang apa
sebenarnya passion kamu, ataupun tentang rencana seperti apa
kamu menjalani hidup di esok hari. Bertemu dengan orang-orang hebat yang
membagi pengalamannya membuat kamu kaya dengan referensi rancangan hidup ke
depan.
8. Organisasi Adalah Tempat Belajar Teamworking dan Mengontrol Emosi
Dunia kerja
butuh orang-orang yang dapat bekerja di dalam tim. Organisasi dapat diandaikan
sebagai organ-organ yang membentuk suatu badan. That’s mean, Jika
salah satu organ bermasalah, maka organ lainnya tidak dapat bekerja secara maksimal.
Dunia kerja membutuhkan orang-orang dengan pengalaman bekerja ataupun
berorganisasi yang memadai, pertimbangan atas event apa saja
yang pernah dipegang menjadi penting sebagai bekal dalam berkarir. Dengan
mengikuti organisasi, pengontrolan emosi juga lebih terpelihara. Hal tersebut
dikarenakan tidak jauh dari dunia kerja, akan ditemui pula orang-orang yang
‘berkarakter ajaib’ terlebih di masa-masa krisis orgnisasi. Karakter ajaib yang
dimaksud dapat berupa menjatuhkan rekan di hadapan bos, ataupun lari dari
tanggung jawab bersama.
9. Tidak Hanya Bunglon, Ikut Organisasi Artinya
Kamu Memiliki Kemampuan Untuk Cepat Beradaptasi
Terbiasa
menggarap event bersama dan bertemu orang-orang yang berbeda
yang diharuskan untuk bekerjasama menjadikan kamu terbiasa untuk mudah
beradaptasi di lingkungan baru. Berorganisasi mampu secara teratur mengasah
kemampuan sosial di mana pun kamu berada. Dimulai dari berbicara basa-basi
hingga bekerjasama dalam menggarap project besar. Hal mendasar ini yang
biasanya menjadikan orang-orang mudah sukses, dan bekal seperti ini dapat kamu
peroleh dengan bergabung dengan organisasi tentunya.
10. Kemampuan Melatih Problem Solving dan Manajemen Konflik adalah Bekal Penting di Dunia Kerja Kelak!
Orang-orang
yang terbiasa bekerjasama dalam suatu organisasi memiliki kesempatan
‘bermasalah’ lebih banyak daripada mereka yang tidak. Tidak hanya ‘bermasalah’,
namun ‘menyelesaikan masalah’ juga menjadi hal penting yang dipelajari secara
teratur. Dimulai dari permasalahan internal, eksternal, pribadi, hingga yang
melibatkan banyak orang. Emosional dan manajemen anger kamu yang
bergabung di organisasi akan menjadi menjadi lebih stabil dan tidak
meledak-ledak. kamu akan paham apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara
menghadapi orang yang berkarakter demikian. Singkatnya, dengan ikut organisasi
bisa membuat kamu berpikir lebih matang dan dewasa.
Nah, itu dia
tadi 10 alasan kenapa kamu harus ikut organisasi di bangku perkuliahan. Untuk
kamu yang baru aja kelar UN dan ingn melanjutkan ke jenjang perkuliahan, 10
alasan di atas bisa menjadi bahan pertimbangan. Untuk kamu yang sudah terlanjur
di semester akhir dan baru sadar sekarang, masih ada kok organisasi luar kampus
yang bergerak di bidang sosial ataupun bidang yang kamu minati yang menerima
kamu apa adanya. Halah. Tapi ini seriusan lho. Ehem, dan untuk kamu Aktivis
kampus yang malah baru sadar manfaat dari rutinitas yang selama ini dijalani,
yuk buruan dioptimalkan secara maksimal. Jangan sampai kamu ikutan organisasi
malah hanya jadi tukang suruh ajah. Rugi lho. Terakhir, yuk bagikan info ini ke
siapa aja yang menurut kamu harus sadar juga tentang apa yang harus dan sedang
mereka alami sekarang. Salam mahasiswa!












0 komentar:
Posting Komentar